Senin, 23 April 2018

Cara Membuat Akun Paypal Mudah

PayPal merupakan alat pembayaran online yang saat ini menjadi nomor 1 bagi para pengguna internet. Biasanya Paypal banyak digunakan oleh pengguna internet untuk mencari uang di internet, yaa.. salah satunya sih seperti saya. Bagi kamu yang gemar belanja online di berbagai marketplace, PayPal sudah seperti kebutuhan sehari hari yang digunakan pada masa modern ini.  

Nah tapi untuk kamu yang baru mengenal alat pembayaran yang populer ini, pasti masih bertanya-tanya, bagaimana sih untuk mendaftar menjadi pengguna PayPal? Susah gak sih? Jaka akan menjawab pertanyaan tersebut melalui step mudah berikut yang dapat langsung kamu praktekkan. saya akan buat yang sederhana saja jadi dilihat saja ya bagaiamana caranya.


  • Buka Paypal.com dan klik tombol Sign Up/Daftar di sudut kanan atas




  • Diahalaman ini terdapat dua pilihan yaitu  "Membeli dengan menggunakan PayPal" atau  "Menerima pembayaran menggunakan PayPal". terserah saja kalian mau memilih yang mana karena fiturnya sama saja. setelah itu klik tombol Memulai 



  • Masukkan alamat Email kalian lalu tekan Berikutnya 



  • masukkan data diri kalian selengkapnya dan datanya harus benar agar nantinya kalian tidak dipersulit. setelah itu tekan Setuju dan Lanjutkan






















  • isi data sesuai keperluan kalian
  • nah jika sudah ada tampilan seperti ini artinya kalian hanya tinggal mengkonfirmasiakan akun paypal kalian di Gmail setelah itu akun kalian sudah jadi.

nah seperti itulah cara membuat akun Paypal yang sederhana. semoga bermanfaat untuk kalian dan sampai ketemu lagi di post berikutnya.


SEE YOU NEXT TIME!!!









Minggu, 14 Mei 2017

Pengalaman Selama Prakerin/Magang

Hai sahabat TKJ dimanapu kalian berada... sudah lama sekali saya tidak memposting di blog ini

Kali ini saya akan berbagi tentang pengalaman luar biasa yaitu praktik kerja industri atau yang biasa kita sebut dengan magang. Magang memang identik dengan sekolah SMK karena selain belajar juga praktik kerja langsung saat kelas XI semester 1.
    
    Nah selama saya menjalankan tugas prakerin/magang, tentu sangat banyak pengalaman, kesan, dan manfaat yang didapat. mulai dari bagaimana merasakan jadi karyawan, mengerjakan tugas yang sangat banyak, orang kantor yang kadang galak kadang sangat baik, dan tentunya ilmu untuk memamasuki dunia kerja sesungguhnya nanti sangat terasa selama menjalankan proses prakerin/magang.

    Adapun tempat saya melaksanakan prakerin/magang ialah di BALAI LATIHAN KERJA Prov.Kalimantan Selatan selama 2 bulan. Dan CV NEOJAVA PERCETAKAN selama satu bulan.

    Di BLK Prov.Kal-sel saya diberi pembekalan tentang pelajaran jurusan Teknik komputer jaringan, disini sangat-sangat membantu menurut saya karena banyak sekali pelajaran yang tidak ada disekolah, selama 2 bulan disini saya beserta peserta prakerin yang lain di ajarkan oleh Bapak Yuono Budianto, yang mana  beliau dalam mengajar sangat lihai dan lugas menurut saya. Kami diajari dari mulai dasar komputer sampai dengan sistem jaringan. pokoknya sangat menambah ilmu selama prakerin di BLK Prov.Kal-sel.
     Berikut  beberapa dokumentasi yang berhasil saya ambil.








 
 Nah itu tadi kegiatan prakerin selama di BLK Prov.Kal-sel , sangat bermanfaat dan tentunya saya mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya karena pelayanan yang sangat baik dari pihak BLK sendiri dan memperlakukan layaknya murid asli BLK
 
 
 

Minggu, 11 Desember 2016

Peripheral Komputer

Hai sahabat TKJ dimanapun kalian berada, kali ini saya akan memposting tentang Peripheral Komputer
Periferal komputer

Periferal komputer adalah berbagai komponen yang terhubung ke CPU (Central Processing Unit) yang berfungsi sebagai perangkat Input dan Output data kedalam dan keluar CPU yang selanjutnya diproses oleh sistem komputer untuk mengolah data Input yang di-Input oleh periferal Input seperti Mouse, Keyboard, Scaner, Recording Device, WebCam. Data input ini dapat berupa data Dokumen, Suara, Gambar, Gerakan dan Video. Selanjutnya data yang telah dimasukan kedalam komputer akan diolah oleh peralalatan Process untuk menghasilkan data Output yang akan ditampilkan dalam bentuk nyata atau tidak oleh Periferal Output misalnya berupa Dokumen, Suara, Gambar, dan Video yang dihasilkan oleh Periferal sepert Monitor, Printer, Plotter, Speaker, HeadSet, dsb.
Periferal tersebut termasuk dalam katagori Hardware yang merupakan bagian dari tiga komponen utama komputer yaitu :
–  Hardware        : adalah perangkat keras yang dapat berupa benda/komponen fisik yang secara nyata dapat disentuh dan dilihat.
–  Software          : adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk menjalankan harware berdasarkan perintah yang di-Inputkan oleh Brainware melalui software sehingga hardware dapt digunakan dan difungsikan.
–  Brainware        : adalah perrngakat akal yang memanajemen atau berfungsi untuk memasukan perintah agar Software dan Hardware dapat beroprasi sesuai dengan fungsinya.
Berdasarkan kegunaannya, periferal komputer terdiri dari 2 (Dua) tipe yaitu sebagai berikut :
  • Periferal Utama (Main Periferals) : yaitu tipe periferal yang keberadaannya harus ada pada saat menjalankan komputer misalnya Mouse, Keyboard dan Monitor.
  • Periferal Pendukung (Out Sillary Periferals) : yaitu periferal pendukung yang keberadaannya tidak harus ada pada saat menjalankan komputer misalnya Printer, Speaker, WebCam, Scaaner dsb.
Sesuai dengan penjelasan diatas, maka periferal yang termasuk kedalam Hardware memiliki fungsi tertentu untukk dapat memasukan atau mengeluarkan data ke/dari komputer. Berikut fungsi dan cara perawatan dari Periferal (Hardware) tersebut.
A.  INPUT DEVICE.
1.Mouse.
Mouse adalah perangkat input yang dapat memasukan data berupa berakan objek yang sevelumnya telah dipindai oleh Optikal yang ada pada Mouse (Optical Mouse) tersebut, atau berupa gerakan bola yang berguling pada bagian dalam badan Mouse (Ball Mouse). Mouse jika dibandingkan dengan Keyboard memiliki kedudukan kedua setelah Keyboard karena selain untuk meng-Inputkan data huruf, Keyboard juga dapat digunakan sebagi “Navigator” didalam menjalankan suatu sistem oprasi khususnya yang berbasis text (Text Mode).    
Untuk perawatan device ini diperlukan perlakuan khusus tergantung dari type yang digunakan (Optical Mouse/Ball Mouse). Untuk Optical Mouse, perawatan yang dapat dilakukan adalah :
–  Pastikan tempat Mouse (Mouse Pad) menggunakan warna yang sama atau tidak berwarnawarni misalnya hanya menggunakan warna Biru saja. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah mouse mouse tidak dapat dikendalikan.
–  Mouse sebaiknya diletakan pada tempat yang rata dan tidak terdapat benjolan dsb, ini dimaksudkan agar pointer mouse tidak mergerak secara acak.
Sedangkan untuk mouse jenis Ball Mouse, perawatan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :
–  Bersihkan bola pada bagian dalam Mouse dengan menggunakan sikat untuk menghilangkan debu ayng terdapat pada bola yang dapat menyebabkan pointer sulit digerakkan.
–  Letakan Mouse pada tempat yang baik agar bola mudah bergerak pada bagian dalam Mouse.
 Mouse
 2.Keyboard.
Keyboard adalah device yang cukup penting untuk menjalankan komputer karena sebagian komputer tidak dapat dioprasikan tanpa dipasangnya Keyboard pada CPU. Untuk keyboard memiliki beberapa varian tergantung dari jumlah “Key” yang terdapat pada Keyboard tersebut misalnya 101 Key atau lebih, biasanya yang memiliki key lebih dari 101 adalah Multimedia Keyboard dan yang memiliki 101 key adalah Keyboard standard (Standard Keyboard).
Perawatan Keyboard sendiri dapat dilakukan dengan berbagai cara sebagai berikut :
–  Lakukan pembersihan terhadap debu yang mungkin terselip dan menjadi tebal pada bagian bawah tombol Keyboard yang dapat menyebabkan tombol keyboard macet dan sulit untuk ditekan. Pembersihan ini dapat dilakukan dengan menggunakan cairan pembersih dan kain atau kuas untuk menghilangkan debu yang ada didalamnya.
–  Jika Keyboard sedang tidak digunakan ada baiknya menutup Keyboard dengan kain untuk mencegah masuknya debu atau serangga yang dapat menimbulkan kerusakan pada Keyboard.
 Keyboard
 3.WebCam.
WebCam adalah device yang digunakan untuk memasukan data berupa gambar diam (Photo) atau gambar bergerak (Video) kedalam komputer. Pada umumnya User menggunakan device ini untuk keperluan multimedia atau komunikasi jarak jauh (Video Conference) menggunakan saluran komunikasi Internet kecepatan tinggi (High Speed Internet Acess).
Untuk dapat menggunakan device ini, diperlukan software tambahan baik bawaan Windows maupun dari pihak ketiga. Software yang dapat digunkan untuk berkomunikasi dengan WebCam secara Live melalui jaringan global (Internet) misalnya Yahoo Messenger, Windows Live, Pidgin dsb. Untuk dapat berkomunikasi dengan data berupa video harus menggunakan koneksi ayng baik dan kuat misalnya dengan Transfer Rate 1 Gbps atau 10 Gbps namun 100 Mbps sudah cukup.
Untuk perawatan device ini dapat dilakukan beberapa tips berikut :
–  Lakukan pembersihan terhadap lensa jika pada saat digunakan gambar yang tertampil terlihat agak buram atau rusak. Bersihkan dengan menggunakan kain dan cairan pembersih.
–  Pastikan pada saat penggunaan kamera, kamera tidak berhadapan langsung dengan cahaya yang cukup kuat seperti cahaya matahari hal ini agar lensa kamera tidak cepat rusak dan hasil yang diperoleh akan lebih baik.
Webcam
4.Scaner
Scaner jika diartikan kedalam bahasa Indonessia berarti Pemindai jadi Scaner adalah device yang digunakan untuk memasukan data ke komputer berupa file gambar yang sebelumnya adalah dokumen yang di “Foto” untuk dijadikan file gambar yang akan ditampilkan pada komputer pemngguna. Scaner sendiri terdiri dari dua jenis yaitu Plat Bed  Scaner (Scaner yang umum digunakan untuk memindai dokumen pada kantor atau instansi lainnya), Handheld Scaner (Scaner yang digunakan untuk memindai Bar Code pada produk barang dan biasanya untuk mencari harga barang tersebut dengan cepat sesuai dengan daftar harga, Scaner ini biasanya digunakan pada Super Market). Scaner berfungsi dan memiliki cara kerja yang hampir sama dengan PhotoCopy Machine namun Scaner tidak langsung mencetak dokumen seperti Mesin PhotoCopy namun dokumen yang terpindai dapat dicetak menggunakan Printer.
Perawatan Scaner yang umumnya dilakukan adalah sebagai berikut :
–  Bersihkan bagian permukaan kaca Scaner dengan lap dan cairan pembersih agar dokumen yang dicetak menghasilkan hasil yang baik.
–  Letakan Scaner pada tempat yang sejuk dan kering serta terhindar dari debu, kotoran dan serangga.
 Scaner
B.  OUTPUT DEVICE.
  1. Monitor.
Monitor adalah periferal komputer yang digunakan untuk menampilkan data yang sedang diproses oleh sistem komputer yang sselanjutnya ditampilkan kepada User.
Secara umum, monitor terdiri dari dua jenis yaitu LCD Monitor (Liquid Cristal Display) dan CRT Monitor (Catoda Ray Tube). Jenis monitor yang paling baik digunakan adalah jenis LCD karena memiliki radiasi sinar ayng lebih rendaj dan lebih hemat listrik dibandingkan dengan CRT.
Perawatan monitor dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
–  Bersihkan layar dengan lap dan cairan  pembersih khusus agar layar monitor tetap terjaga kebersihannya (LCD).
–  Tutup monitor apabila sedang tidak digunakan dan jauhkan monitor dari perangkat yang mengandung induksi magnetik sepeti HP dan speaker (CRT).
 Monitor
2.Printer.
Printer adalah perangkat output yang digunakan untuk mencetak data pada dokumen yang biasanya berupa kertas. Printer sekarang, bukan hanya sebagai pencetak dokument saja namun sudah dilengkapi dengan scaner dan device lain seperti Card Reader, LAN dsb. Printer terdiri dari beberapa jenis yaitu Buble Jet, Laser Jet, Ink Jet, Dot Metric, Dye Sublimation. Dari sekian jenis printer tersebut yang memiliki kecepatan cetak paling tinggi adalah Laser Jet yang menggunakan Toner sebagai “Tinta”.
Perawatan Printer dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
–  Tutup Printer dengan kain jika tidak digunakan.
–  Bersihkan dan cegah agar debu atau remah-remah makanan tidak masuk ke dalam Printer. Dan reset printer jika sudah lama digunakan.
Printer
3.Speaker.
Speaker adalah periferal yang digunakan untuk mengeluarkan data berupa suara. Walaupun mempunyai fungsi yang sama yaitu untuk mengeluarkan data berupa suara, namun speaker memiliki kemampuan yang berbeda yang diukur dari kualitas keluaran suaranya.
Untuk mghasilkan keluaran suara yang baik, maka speaker perlu perawatan, dan perawatan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :
–  Jauhkan Speaker dari perangkat yang memiliki gelombang radio seperti HP yang dapat menimbulkan interferensi dan akan menghasilkan suara yang buruk.
–  Jauhkan Speaker dari pernagkat seperti monitor karena selain merusak monitor jaga akan mempengaruhi speaker.
 Speaker
Dari sekian device yang ada, masih ada banyak device lain yang dapat dikatagorikan dalam periferal komputer baik untuk Input Data ataupun Output Data misalnya untuk Input Data kita dapat menggunakan Removable Media seperti Flash Disk, 2.5” Hard Drive, 3.5” Hard Drive, Disket, Ekternal Hard Drive dsb. Sedangkan untuk Output, dapat menggunakan LCD Proyektor, TV-Out (S-Video), Compatible Device with HDMI dsb.
Untuk beberapa komponen lain yang juga terdapat didalam komputer, yang juga dapat digunakan sebagai peralatan Input dan Output Data misalnya seperti LAN Card/NIC  (Network Interface Card), Modem (Modulator dan Demodulator), TV Card dsb. Sebagian besar dari periferal komputer yang banyak digunakan oleh User adalah jenis Out Sillary Periferal atau perangkat yang keberadaannya tidak harus ada pada saat pengoprasian komputer.

 Itu saja yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat bagi sahabat TKJ ataupun orang orang yang telah membaca blog saya ini, terima kasih.

I'll see you soon in the next post!!!

sumber : https://x3100.wordpress.com/it-information/perifera-komputer/

Troubleshooting Masalah Pada Komputer dan Solusinya

Hai sahabat TKJ dimanapun kalian berada, ketemu lagi nih di positangan saya ini. kali ini saya akan memposting tentang Troubleshooting Masalah Pada Komputer dan Solusinya

Troubleshooting adalah adanya suatu masalah atau adanya ketidak normalan pada komputer kita. Masalah komputer atau troubleshooting dibagi menjadi 2 troubleshooting hardware dan troubleshooting software.

Troubleshooting hardware biasanya ditandai dengan komputer tidak dapat menyala, monitor mati dan lain sebagainya. Sedangkan troubleshooting software ditandai dengan lambatnya kinerja komputer dan lain-lain. Meski tidak menutup kemungnkinan juga gejala-gejala lambatnya komputer terjadi tidak hanya pada software tetapi juga troubleshooting hardware.

Cara mengatasi troubleshooting standard pada komputer bisa dikatakan pertolongan pertama pada komputer yang terjadi masalah analisa troubleshooting tersebut dan bagaimana cara mengatasinya bisa simak solusi troubleshooting hardware pada pc komputer.

1.              Komputer Menyala Tapi Tidak Ada Tampilan Di Layar :
Hal ini sering saya temui ternyata permasalahanya hanya sepele, memory / ram kendor atau kotor kaki-kakinya ( yang kuningan ) atau memory mati. Solusi :
a. Lepas lalu pasang kembali
b. Bersihkan kaki-kakinya dengan penghapus pensil hingga bersih
c. Coba ganti dengan yang baru.
2.               Komputer berbunyi TIT 3x pendek/cepat :
Namun power hidup tapi tidak ada tampilan itu kerusakan pada VGA cardnya, bisa jadi kendor atau kotor kaki-kakinya atau mati. Solusi :
a. Lepas dan tancapkan kembali,
b. Bersihkan kaki-kakinya yang berwarna kekuningan dengan penghapus pensil
c. Ganti dengan yang baru.
3.        Komputer berbunyi TIT...TIT...TIT...TIT...terus dan teratur tidak berhenti sebelum kita matikan :

Kerusakan pada memory card / ram. Solusi : lakukan hal-hal sama dengan point 1.Jika tidak berhasil mainboard anda yang rusak.
4.            Komputer keluar TULISAN DISK BOOT FAILURE, INSERT SYSTEM DISK AND PRESS ENTER :
Kerusakan pada hardisk anda atau system yang ada dihardisk hilang. Solusi : Pastikan hardisk dikenal didalam sistem BIOS komputer caranya dengan memperhatikan tampilan awal apakah ada IDE / hardisk yang muncul atau tekan del pada saat awal menyala lalu lihat di standard setting apakah hardisk anda muncul tidak disitu. Jika muncul berarti hardisk bagus hanya systemnya/partisinya yang hilang> lakukan instalasi system lagi, jika tidak muncul hardisk anda yang rusak> Ganti dengan yang baru. Atau coba tepuk secara perlahan badan hardisk lalu nyalakan lagi, jika berhasil segera backup data anda.Kenapa di tepuk pelan? sekedar memberi goncangan sedikit di motor hardisk yang macet agar bergerak lagi.
5.               Komputer tiba - tiba tidak bisa membaca Flashdisk :
Masalah kebanyakan pada powersupply komputer yang sudah lemah, karena flashdisk menggunakan listrik tegangan rendah, jika powernya kurang berdampak pada pembacaan data yang ada di flashdisk. Solusi : Ganti PowerSupply atau coba colokan pada USB bagian belakang, karena langsung menempel di mainboard siapa tau powernya lebih bagus.
6.               CD / DVD rom sulit terbuka/terkunci :
Masalahnya karena CDrom jarang digunakan dan sudah tua sehingga karet penggerak dari motor ke roda gigi mengendor sehingga pada saat motor bergerak membuka pintu cd terjadi slip sehingga pintu tidak bisa terbuka. Solusi : ambil sebuah paperclip luruskan lalu tusuk pada bagian pintu cdrom yang ada lubang kecilnya, dorong hingga pintu berhasil terbuka. Saran : Sebaiknya jangan biarkan CDrom selalu kosong, paling tidak masukan cd blank agar motor cd rom tidak macet.
7.               Monitor berubah - ubah warna :
Kerusakan pada RGB monitor anda, kemungkinan besar ada patrian/solderan yang terlepas/retak atau kabel data monitor tidak terkunci dengan baik ke VGA. Solusi : Reparasi Monitor atau kencangkan kabel data ke vga.
8.               Flopy Disk menyala-nyala terus :
Ada virus lokal di komputer anda, bersihkan dengan antivirus lokal saja pasti hilang.
9.               Komputer Tidak Mau Hidup
Cara Mengatasinya :
- Cek koneksi kabel (dari power outletnya ke tombol power pada PC)
- Cek apakah stabilizer berfungsi atau tdak (jika memakai stabilizer)
- Cek kabel power pada CPU
- Jika masih juga tidak mau hidup permasalahanya mungkin terletak pada power supply atau Mainboard.
10.           Komputer Mau Hidup Tetapi Tidak Mau Booting
Cara Mengatasinya :
Kenali Terlebih dahulu Bunyi Beep :
Beep 1 kali saja Tanda bahwa kondisi komputer baik
Beep 1 kali, panjang Terdapat problem di memory
Beep 1 kali panjang dan 3 kali pendek Kerusakan di VGA card
Beep 1 kali panjang dan 2 kali pendek Kerusakan di DRAM parity
Beep terus menerus Kerusakan dimodul memory atau memory video
- Cek dengan menggunakan software dianosa seperti sisoft sandra, PC mark04, PC mark05 dll
11.           Komputer Mau Booting Tetapi Selalu “Safe Mode “ (untuk masuk ke safe mode tekan F8)
Cara Mengatasinya :
- restart kembali komputer anda
- jika masih trouble intall ulang windows anda
- jika masih safe mode juga, berarti HD anda bermasalah
cek dengan : scan disk
12.            Komputer Sering Hang
Cara Mengatasinya
- Disebabkan software mengalami crash
- tekan ctrl + alt + del >> klik End task pada program yang “Not Responding”
- tekan tombol restart pada CPU
- Disebabkan hardware mengalami konflik (adanya penambahan hardware baru)
- konflik antar hardware sering terjadi pada sistem operasi windows
- install ulang windows anda, tetapi yang perlu diingat sebelum reinstall windows anda, lepaskan dulu hardware baru anda
- Jalankan fasilitas “add new“ hardware yang terdapat pada control panel.
13.           Keyboard Tidak Dikenali Oleh Komputer
Cara Mengatasinya
- cek apakah keyboard anda sudah terpasang dengan benar
- jika sudah tapi masih juga keyboard tidak terdeteksi maka kemungkinan keyboard anda bermasalah.
- coba ganti keyboard anda, jika sudah diganti tapi juga masih bermasalah maka kemungkinan besar yang rusak adalah di bagian port keyboard di MB anda.
- Jika memang Sudah di Ganti Keyboard Baru tapi tetap tidak terdeteksi Juga Coba Ganti dengan Keyboard USB dan apabila tidak terdeteksi Juga berarti ada yang salah Pada sistem Windows Sobat
14.           Mouse Tidak Dikenali Oleh Komputer (sama denagn kasus keyboard)
 Pointer Mouse Selalu Meloncat-Loncat

Cara Mengatasinya
- mouse kotor segera di Bersihkan (khususnya pada bola mouse)
15.           Komputer Sering Crash
Cara Mengatasinya :
- cek semua posisi kabel, hardware, dan juga tegangan pada casing, cek suhu pada CPU dan jua cek ram, processor dan juga vga.
16.           Bila Produsen MetherBoard(MB) Tidak Diketahui
Cara Mengatasinya :
- buka casing, dan cek CPU anda biasanya sebuah MB memiliki label produsen yang sekaligus berisi spesifikasi tipe Mbnya.
- Lihat pada manual book
- Cari data Mb lewat internet, cocokan ID yang tercetak pada sticker board dengan daftar yang terdapat pada situs www.fcc.gov/oet/fccid, dan cari daftar nomor ID yang dikeluarkan oleh lembaga perijinan untuk perangkat elektonik di Amerika
- Gunakan software analisa, seperti sandra99 dll
17.           Lupa Password BIOS
Cara Mengatasinya :
- Cabut batterey cmos pada cpu
- Atau dengan cara emncoba menebak bberapa password default untuk beberapa produsen bios misalkan AMI dan AWARD (contoh : A.M.I, AMI, AMI_SW, ALLY, 589589 dll)
18.            Jam dan setting tanggal BIOS Selalu Berubah-Rubah
Cara Mengatasinya :
- batteray cmos sudah tidak berfungsi (mati), ganti dengan batteray yang baru
19.           Menambah Perangkat Hardware Baru, Tp Tidak Terdeteksi Oleh BIOS
Cara Mengatasinya :
- Kemungkinan besar bios anda sudah kuno sehingga tidak dapat mendeteksi hardware yang baru, maka segera update bios anda (bisa download melalui internet, mis :)
20.           Melacak Kerusakan Card Pada MB
Cara Mengatasinya :
- cobalah denganmencabut dan menancapkan beberapa card pada MB anda
- jika booting berhasil maka card anda tidak bermasalah begitu jua sebaliknya
21.           Pasang Processor Baru Tp Tidak Terdeteksi
Cara Mengatasinya :
- cek apakah anda sudah memasang processor denan benar
- cek apakah posisi jumper pada processor sudah benar (tentang jumper pada processor bisa anda priksa pada manual booknya)
22.           Crah Setelah Memasang RAM Baru
Cara Mengatasinya :
- kemungkinan ram yang anda pasang tidak kompatibel dengan komputer anda (cabut ram tersebut)
23.           Menambah RAM Tapi Tidak Terdeteksi
Cara Mengatasinya :
- Lakukan pengecekan seperti ketika kasus sebelumnya
- Pastikan slot yan dipakai sesuai, misalnya : SD RAM memiliki slot yang hampir sama dengan RD RAM tetapi RD RAM, tidak bisa terdeteksi meskipun bisa dipasang pada slot jenis SD RAM.
24.           Setelah Menambah RAM Proses Komputer Manjadi Semakin Lambat
Cara Mengatasinya :
- perhatikan batas kapasitas ram anda, misalnya ram jenis EDO batas maksimalnya adalah 64 MB, maka ketika dipaksakan untuk ditambah maka komputer anda menjadi semakin lambat
25.           Virtual Ram
Cara Mengatasinya :
- klik kanan icon My computer, pilih propertis, kemudian pilih tab performance dan klik VIRTUAL MEMORY
- pilih item let me specify my own virtual memory setting (pilih HD yang akan digunakan sebagai virtual memory)
- klok OK
26.           Monitor Tidak Mau Nyala
Cara Mengatasinya :
- pastikan semua kabel power maupun konektor yang berhubungan dengan monitor ok
- pastikan juga pin yang ada pada port VGA masuk dengan sempuran tidak ada yang bengkok apalagi tidak masuk semua/salah satu pin ke port VGA
- pastikan juga VGA card anda ok
27.           Monitor Menjadi Gelap Saat Loading Windows
Cara Mengatasinya :
- kemungkinan disebabkan karena setup driver untuk monitor tidak tepat(setting frekuensinya terlalu tinggi)
- masuk dulu ke dalam kondisi safe mode (tekan F8)
- install ulang driver VGAnya
28.           Tampilan Tiba-Tiba Rusak Dan Komputer Manjadi Hang
Cara Mengatasinya :
- dikarenakan suhu (pada VA card) sangat panas
29.           Ukuran Tampilan monitor Tidak Sesuai Keinginan
Cara Mengatasinya :
- masuk ke display propertis (klik kana semabrang tempat pilih propertis)
- Tekan tab setting dan dan atur ukuran tampilan sesuai dengan keinginan (pada screean area)
30.           Monitor Seperti Berkedip Saat Digunakan
Cara Mengatasinya :
- masuk ke display propertis (klik kana semabrang tempat pilih propertis)
- Tekan tab setting dan klik advance, kemudian klik adapter, pada bagian ini ditampilkan refresh raet yang dininkan
31.           Sound Card Baru Tidak Terdeteksi
Cara Mengatasinya :
- Crash dengan sound card yang lama
- cek pada manual booknya, apakah soundcard on boardnya perlu dimatikan atau tidak jika hendak menginstall ulang soundcard yan baru (biasanya bisa dimatikan lewat jumper atau bios)

 itu saja yang dapat saya sampaikan, mohon maaf apabila ada kata kata yang salah atau ada yang tersinggung. sekian postingan kali ini dari saya.

I'll see you in the next post!!! 

sumber :http://rajuhilmansyah.blogspot.co.id/2012/05/troubleshooting-komputer-dan-solusinya.html

Sabtu, 10 Desember 2016

Pesan Pesan Error Pada Komputer

error and beep
Hai sahabat TKJ dimanapun kalian berada, postingan yang saya buat kali ini adalah tentang Pesan Pesan Error Pada Komputer


Dalam sebuah perangkat komputer jika terdapat kerusakan atau kesalahan, maka komputer akan memberikan kode yang berupa suara, angka, maupun pesan teks. Lalu pada saat kapankah komputer mengecek semua perangkat yang terhubung pada komputer tersebut? Jawabanya adalah ketika komputer melakukan proses booting, pada saat proses booting maka komputer akan melakukan kegiatan rutin khusus yang disebut dengan Power on Self Test atau sering disingkat menjadi POST. Rutin-rutin ini didesain untuk melakukan pengujian terhadap kesehatan sistem komputer, apakah komponen berjalan dengan benar sebelum BIOS memulai sistem operasi. Yang dilakukannya adalah mengecek jumlah RAM, keyboard, dan perangkat media penyimpanan (disk drive). Jika sebuah kesalahan terdeteksi oleh POST, maka sistem umumnya akan menampilkan beberapa kode kesalahan, yang dinyatakan dengan bunyi-bunyian (atau beep) yang menunjukkan letak kesalahannya namun selain bunyi beep komputer jga bisa mengeluarkan peringatan pada layar monitor dengan berupa teks. biasanya peringatan berupa teks pada monitor lebih mudah dipahami oleh user. Setiap kesalahan memiliki pola bunyi beep-nya sendiri-sendiri, dan berbeda antar BIOS yang digunakan. Lalu, seperti apakah kode-kode tersebut? mari kita simak bersama di bawah ini!

A. Kode Bunyi atau Suara
         Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa setiap kesalahan memiliki pola bunyi beep-nya sendiri-sendiri dan berbeda antar BIOS yang digunakan! Jadi silahkan sesuaikan dengan BIOS masing-masing. 

1. Kode Error Suara Untuk BIOS Jenis AMI-BIOS
  • Beep 1x – RAM (memory) rusak atau tidak terpasang dengan benar. Solusinya, lepaskan RAM lalu bersihkan alur PCB pada kaki RAM menggunakan penghapus dan pasang kembali. Jika masalah berlanjut, coba cari pinjaman RAM yang sesuai sebelum membeli yang baru.
  • Beep 2 x – RAM bermasalah (Memory Parity Error in first 64KB block)
  • Beep 3 x – RAM bermasalah (Memory Read/Write Error in first 64KB block)
  • Beep 4 x – Motherboard bermasalah. Motherboard timer tidak berfungsi dan kemungkinan perlu diganti.
  • Beep 5 x – Processor bermasalah. Perlu diganti.
  • Beep 6 x – Biasanya menunjukkan keyboard yang rusak, atau tidak terpasang dengan benar. Cek soket keyboard yang menancap pada bagian belakang casing. Jika masalah berlanjut, gantilah keyboard. Soket keyboard dari jenis PS-2 lebih rawan rusak daripada jenis USB.
  • Beep 7 x – Processor bermasalah (Processor Exception Interrupt Error), perlu diganti.
  • Beep 8 x – Graphic card (VGA) rusak atau tidak terpasang dengan benar pada slot. Solusinya sama dengan masalah RAM di atas.
  • Beep 9 x – BIOS/Motherboard bermasalah (ROM checksum Error ). Perlu mengganti chipset BIOS atau motherboard.
  • Beep 10 x – Motherboard bermasalah (CMOS shutdown Read/Write error). Kemungkinan perlu penggantian motherboard.
  • Beep 11 x – Checksum-Error. Periksalah baterai CMOS pada motherboard. Biasanya kalau baterai tidak terpasang dengan benar, seringkali dayanya sudah habis. Solusinya belikan baterai CMOS yang baru.
 2. Kode Error Suara Untuk Jenis Award-BIOS
  • Beep 1x panjang terus menerus : RAM rusak, atau tidak terpasang dengan benar.
  • Beep 1x panjang, 1x pendek : Ada masalah dengan RAM atau Motherboard
  • Beep 1x panjang, 2x pendek : Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan benar
  • Beep 1x panjang, 3x pendek : Keyboard rusak atau tidak terpasang dengan benar
  • Beep 1x panjang, 9x pendek : Ada masalah dengan Bios / Bios rusak. Terus terang untuk kasus ini solusinya susah. Karena kita harus membelikan chipset BIOS baru yang spesifikasinya sama, dan itu sulit didapat. Beruntunglah jika Anda bisa mendapatkan chipset bekas kanibal.
    Beep pendek tak terputus : Ada masalah dengan tegangan dari power supply unit (PSU). Jika komputer Anda mengalami masalah seperti ini, segera matikan komputer dan jangan mencoba menyalakan kembali karena beresiko kerusakan fisik (terbakarnya) komponen motherboard. Solusinya, belikan PSU yang baru. 
Ada 2 kode beep utama untuk Award BIOS:

  • 1x beep panjang dan 2x beep pendek – Video error, VGA bermasalah. Periksa posisi VGA card.
  • 2x beep pendek – Non-Fatal Error. Periksa posisi RAM dan kondisi komponen yang lain.

3. Kode Error Suara Untuk Jenis Phoenix-BIOS
          Kode beep Phoenix – Award BIOS berupa serangkaian bunyi beep yang dipisahkan oleh pause. Contohnya: beep — beep beep — beep — beep beep artinya 1-2-1-2
  • Beep 1 – 1 – 4 – BIOS mengalami kerusakan.
  • Beep 1 – 2 – 1 – Motherboard rusak.
  • Beep 1 – 3 – 1 – Ram rusak atau tidak terpasang dengan benar.
  • Beep 3 – 1 – 1 – Motherboard rusak
  • Beep 3 – 3 – 4 – Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan benar.
  • Beep 1 – 1 – 4 – 1 – Processor bermasalah (Cache Error)
  • Beep 1 – 2 – 2 – 3 – Baterai CMOS minta diganti/BIOS bermasalah (BIOS ROM Checksum)
  • Beep 1 – 3 – 1 – 1 – DRAM Refresh Test
  • Beep 1 – 3 – 1 – 3 – Keyboard controller test
  • Beep 1 – 3 – 4 – 1 – RAM bermasalah (RAM Failure on address line xxxx). Cek memory
  • Beep 1 – 3 – 4 – 3 – RAM bermasalah (RAM Failure on data bits xxxx of low byte of memory bus)
  • Beep 1 – 4 – 1 – 1 – RAM bermasalah (RAM Failure on data bits xxxx of high byte of memory bus)
  • Beep 2 – 1 – 2 – 3 – ROM copyright notice
  • Beep 2 – 2 – 3 – 1 – Test for unexpected interrupts
B. Kode Pesan Teks
       Sama halnya dengan kode suara diatas, kode pesan berupa teks ini pun berbeda-beda setiap BIOS-nya. Mari disimak dibawah ini!
1. Kode Error Pesan Teks Untuk Jenis AMI-BIOS


 2. Kode Error Pesan Teks Untuk Jenis Award-BIOS
 
BIOS ROM checksum error – System halted
Kode checksum BIOS dalam chip BIOS chip tidak sama, mengindikasikan bahwa kode BIOS mungkin rusak atau tidak lengkap. Ganti BIOS.
CMOS battery failed
Batere CMOS sudah tidak berfungsi. Ganti batere dengan yang baru.
CMOS checksum error – Defaults loaded
Checksum CMOS tidak sama, oleh karena itu sistem memuat setelan default. Kesalahan checksum biasanya diindikasi oleh CMOS yg rusak atau karena batere BIOS yg sudah lemah.
CMOS CHECKSUM ERROR DISK BOOT FAILURE, INSERT SYSTEM DISK AND PRESS ENTER
Checksum CMOS tidak sama. Hal ini diindikasikan data CMOS rusak. Atau bisa jadi batere CMOS yg sudah lemah.
CPU at nnn
Menunjukkan CPU berjalan pada kecepatan nnn Hertz.
DISKETTE DRIVES OR TYPES MISMATCH ERROR – RUN SETUP
Jenis drive disket tidak sama dengan yg disetel di CMOS. Jalankan Setup untuk dikonfigurasi ulang ke jenis drive yg sesuai.
Display switch is set incorrectly
Saklar layar pada papan induk ada kalanya bisa disetel untuk layar monokrom atau berwarna. Pesan kesalahan ini diindikasikan kemungkinan saklar tersebut disetel berbeda dengan setelan pada SETUP. Tentukan setelan mana yg benar atau matikan sistem dan ubah saklar, atau masuk ke SETUP untuk mengubah pilihan layar video.
DISPLAY TYPE HAS CHANGED SINCE LAST BOOT
Pada saat terakhir mematikan sistem, adapter layar telah berubah. Anda harus mengkonfigurasi ulang sistem untuk jenis layar yg baru.
EISA Configuration Checksum Error
Hasil ceksum RAM EISA yg nonvolatile salah atau saat pengujian tidak dapat mengakses slot EISA. Hal ini bisa diindikasikan memory EISA yg nonvolatile rusak atau salah setelan. Atau bisa juga dengan memantapkan kartu EISA lebih dalam.
EISA Configuration Is Not Complete
Informasi konfigurasi slot yg disimpan pada memory EISA nonvolatile tidak lengkap.
ERROR ENCOUNTERED INITIALIZING HARD DRIVE
Hard drive tidak dapat dikenal. Pastikan adapternya dipasang dengan benar dan semua kabel-kabel terpasang dengan mantap. Juga pastikan setelan jenis hard drive sama dengan setelan SETUP.
ERROR INITIALIZING HARD DISK CONTROLLER
Pengendali tidak dapat dikenal. Pastikan kartu adapter terpasang dengan benar pada slotnya. Selain itu pastikan setelan jenis harddrive di SETUP benar. Juga cek setelan jumper yang ada pada harddrive.
FLOPPY DISK CONTROLLER ERROR OR NO CONTROLLER PRESENT
Pengendali floppy drive tidak ditemukan atau dikenal. Pastikan pengendali telah dipasang dengan mantap dan benar. Jika floppy drives tidak dipasang, pastikan setelah Diskette Drive dalam SETUP dipilih “None”.
Floppy disk(s) fail
Pengendali floppy drive tidak ditemukan atau dikenal. Pastikan pengendali telah dipasang dengan mantap dan benar. Jika tidak ada floppy drives yg dipasang, pastikan setelan di SETUP untuk ini di “None” atau “Auto”.
HARD DISK initializing
Tunggu beberapa saat, beberapa hard drive membutuhkan waktu untuk dikenali.
HARD DISK INSTALL FAILURE
Pengendali hard drive or atau drive-nya tidak ditemukan. Pastikan pengendali dipasang secara benar. Jika hard drives tidak dipasang, pastikan setelan Hard Drive diset “None”.
Hard disk(s) diagnosis fail
Sistem mungkin menjalankan rutinitas diagnosa disk. Pesan ini muncul bila satu atau lebih hard disk rusak saat proses diagnosa.
Hard disk(s) diagnostic fail
Sistem mungkin menjalankan rutinitas diagnosa disk. Pesan ini muncul bila satu atau lebih hard disk rusak saat proses diagnosa.
Invalid EISA Configuration
Memory nonvolatile yg mengandung informasi konfigurasi EISA mungkin diprogram salah atau menjadi rusak. Jalankan alat bantu konfigurasi EISA configuration untuk memperbaiki program di memory.

Keyboard error or no keyboard present
Tidak dapat mengenal keyboard. Pastikan keyboard terpasang dan tidak ada kunci yg tertekan saat proses boot. Jika anda menginginkan menjalankan sistem tanpa keyboard, pastikan kondisi berhenti pada kesalahan di SETUP pada “HALT ON ALL, BUT KEYBOARD”. BIOS akan mengabaikan ketiadaan keyboard dan melanjutkan proses boot.
Keyboard is locked out – Unlock the key
Pesan ini muncuk bila ada satu atau lebih tombol keyboard yg tertekan saat pengujian keyboard. Pastikan tidak ada benda yg menekan diatas keyboard.
Memory Address Error at…
Terjadi kerusakan alamat memory pada lokasi tertentu. Anda dapat menggunakan informasi ini untuk memetakan dan menentukan chip memory mana yang rusak, lalu anda bisa menggantinya.
Memory parity Error at…
Kesalahan memory parity pada lokasi tertentu. Anda dapat menggunakan informasi ini untuk memetakan dan menentukan chip memory mana yang rusak, lalu anda bisa menggantinya.
MEMORY SIZE HAS CHANGED SINCE LAST BOOT
Kapasitas memory berubah semenjak boot terakhir. Dalam modus EISA, gunakan utilitas konfigurasi untuk mengeset ulang memory. Di modus ISA, masuk ke SETUP, dan masukkan jumlah kapasitas memory.
Memory Test
Pesan ini muncul saat pengujian penuh terhadap memory.
Memory Test Fail
Jika POST mendeteksi kesalahan saat menguji memory,muncul informasi tambahan tentang jenis dan loksi kesalahan memory secara spesifik.
Memory Verify Error at…
Mengindikasikan kesalahan saat meverifikasi nilai yang telah ditulis di memory. Gunakan informasi ini untuk mementukan chip memory mana yg perlu diganti.
No boot device was found
Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada boot device tidak terdeteksi atau tidak ada file system boot yg cocok. Masukkan disket system kedalam drive A: dan tekan ENTER. Jika anda berasumsi system akan melakukan boot ke harddrive, pastikan pengendalinya terpasang sempurna. Juga pastikan harddrive telah diformat sebagai boot device. Lalu reboot system.
OFFENDING ADDRESS NOT FOUND
Pesan ini berhubungan dengan pesan error I/O CHANNEL CHECK dan RAM PARITY ERROR ketika segmen yg menyebabkan masalah tidak dapat diisingkirkan.
OFFENDING SEGMENT:
Pesan ini berhubungan dengan pesan error I/O CHANNEL CHECK dan RAM PARITY ERROR ketika segmen yg menyebabkan masalah tidak dapat diisingkirkan.
Override enabled – Defaults loaded
Jika system tidak bisa boot dengan konfigurasi CMOS, BIOS bisa mengambilalih konfigurasi saat ini dengan setelan BIOS defaults yg telah didesain untuk operasi lebih stabil, dan sistem bekerja dengan kinerja minimal.
PRESS ANY KEY TO REBOOT
Pesan ini akan ditampilkan pada bagian bawah layar. Tekan tombol apa saja untuk mereboot system.
Press ESC to skip memory test
Anda bisa menekan tombol ESC untuk melewati pengujian memory secara menyeluruh.
PRESS F1 TO DISABLE NMI, F2 TO REBOOT
Ketika BIOS mendeteksi kondisi “non-maskable interrupt” saat proses boot, hal ini memperbolehkan anda untuk menonaktifkan NMI dan melanjutkan proses boot, atau anda dapat melakukan reboot system dengan kondisi NMI berfungsi.
Press TAB to show POST screen
System buatan OEM biasanya menggantikan tampilan Award BIOS POST dengan logo mereka. Dengan menekan “TAB”, bisa melihat tampilan Award BIOS POST.
Primary master hard disk fail
POST mendeteksi adanya kesalahan pada harddisk IDE posisi primary master.
Primary slave hard disk fail
POST mendeteksi adanya kesalahan pada harddisk IDE posisi primary salve.
RAM PARITY ERROR – CHECKING FOR SEGMENT…
Menunjukkan adanya kesalahan parity dalam RAM.
Resuming from disk, Press TAB to show POST screen
BIOS Award menawarkan fitur save-a-disk untuk komputer notebook. Pesan ini biasanya muncul saat pengguna merestart sistem setelah mematikan komputer ke modus save-to-disk. Lihat pesan setelah TAB ditekan untuk melihat pemaparan dari fitur ini.
Secondary master hard disk fail
POST mendeteksi adanya kesalahan pada harddisk IDE posisi secondary master.
Secondary slave hard disk fail
POST mendeteksi adanya kesalahan pada harddisk IDE posisi secondary slave.

Should Be Empty But EISA Board Found
Identitas papan EISA ditemukan pada slot yg dikonfigurasi tidak terdapat papan EISA.
Should Have EISA Board But Not Found
Papan EISA telah dipasang tapi tidak merespon permintaan, atau tidak ada identitas papan pada slot tertentu.
Slot Not Empty
Terjadi saat slot yg diperkirakan kosong oleh utilitas konfigurasi EISA sebenarnya terdapat papan EISA.
SYSTEM HALTED. (CTRL-ALT-DEL) TO REBOOT…
Proses boot digagalkan dan sistem harus di reboot. Tekan dan tahan tombol Ctrl & Alt lalu tekan kunci Del.
Wrong Board In Slot
Identitas papan tidak cocok dengan identitas yg disimpan pada memory nonvloatile EISA

 
C. Kode Angka
 Catatan:
- Penyebab yang paling mungkin adalah terdaftar pertama.
- Sebuah kesalahan numerik ditampilkan untuk setiap kesalahan yang terdeteksi di POST atau sistem operasi.
- Dalam display dan bisa menjadi nomor apapun.
Kode kesalahan
Gejala atau kesalahan
Bidang diganti unit atau tindakan, secara berurutan
0175
CRC1 buruk, hentikan tugas POST. The checksum EEPROM tidak benar.
Board sistem
0176
Sistem Keamanan. Sistem ini telah dirusak.
  1. Jalankan Setup Utility BIOS . Kemudian simpan pengaturan saat ini dengan menekan F10 .
  2. Board sistem
0177
Bad SVP data. Berhenti POST tugas.
Board sistem
0182
Bad CRC2. Masukkan Setup BIOS dan Load Defaults Setup.
Jalankan Utilitas BIOS Setup dan Konfigurasi Load Defaults
0185
Bad pengaturan urutan startup. Masukkan Setup BIOS dan Load Defaults Setup.
Jalankan Utilitas BIOS Setup dan Konfigurasi Load Defaults
0187
EAIA akses data error. Akses ke EEPROM gagal.
Board sistem
0188
Valid serialisasi RFID informasi area atau CRC2 buruk.The checksum EEPROM tidak benar.
Board sistem
0189
Valid konfigurasi RFID informasi daerah. The checksum EEPROM tidak benar.
Board sistem
0190
Kritis baterai kesalahan rendah
  1. Mengisi baterai
  2. Baterai pack
0191
Sistem Keamanan. Valid Perubahan remote diminta.
  1. Jalankan Setup Utility BIOS . Kemudian simpan pengaturan saat ini dengan menekan F10 .
  2. Board sistem
0192
Sistem Keamanan. Keamanan hardware tertanam tamper terdeteksi.
Board sistem
0195
Keamanan tamper hardware terdeteksi
  1. Masukkan BIOS Setup Utility dengan memasukkan supervisor password. Kemudian pilih Config , pilih Chip Security , kemudian pilih Chip Security Batal untuk menghapus kesalahan ini.
  2. Chip keamanan
  3. Board sistem
0196
Perangkat keras keamanan dihapus
  1. Masukkan BIOS Setup Utility dengan memasukkan supervisor password. Kemudian pilih Config , pilih Chip Security , kemudian pilih Chip Security Batal untuk menghapus kesalahan ini.
  2. Chip keamanan
  3. Board sistem
0197
Valid perubahan remote diminta
Konfigurasi remote untuk chip keamanan telah gagal. Konfirmasikan pengoperasian dan coba lagi.
0199
Sistem Keamanan. Keamanan password coba hitung melebihi.
  1. Jalankan Setup Utility BIOS . Kemudian simpan pengaturan saat ini dengan menekan F10 .
  2. Board sistem
01C8
Lebih dari satu perangkat modem ditemukan. Hapus salah satu dari mereka. Tekan Esc untuk melanjutkan.
  1. Hapus baik Mini PCI card modem atau kartu putri modem, jika tidak tekan Esc untuk mengabaikan pesan peringatan.
  2. Board sistem
01C9
Lebih dari satu Ethernet perangkat yang ditemukan.Hapus salah satu dari mereka. Tekan Esc tombol untuk melanjutkan.
  1. Hapus baik Mini PCI card Ethernet atau putri kartu Ethernet, tekan bijak lain Esc kunci untuk mengabaikan pesan peringatan.
  2. Board sistem
01CA
Lebih dari satu perangkat Wireless LAN ditemukan.Hapus salah satu dari mereka.
  1. Lepaskan perangkat LAN nirkabel yang Anda instal.
  2. Board sistem
0200
Hard drive kesalahan. Hard drive tidak bekerja.
  1. Menghapus dan menginstal ulang hard drive
  2. Jalankan Utilitas BIOS Setup dan Konfigurasi Load Defaults
  3. Hard drive
  4. Board sistem
021x
Keyboard error
Jalankan tes interaktif keyboard dan perangkat input tambahan
0220
Memantau kesalahan jenis. Tipe monitor tidak sesuai dengan yang tertera pada CMOS.
Jalankan Utilitas BIOS Setup dan Konfigurasi Load Defaults
0230
Bayangan RAM error. RAM bayangan kegagalan di nnnn offset.
Board sistem
0231
Sistem RAM error. Sistem RAM kegagalan di nnnn offset.
  1. DIMM
  2. Board sistem
0232
Diperpanjang RAM kesalahan. RAM diperpanjang kegagalan di nnnn offset.
  1. DIMM
  2. Board sistem
0250
Sistem baterai kesalahan. Sistem baterai sudah mati.
Ganti baterai cadangan. Kemudian jalankan Setup Utility BIOS untuk mengatur ulang waktu dan tanggal.
0251
Sistem CMOS checksum yang buruk. Konfigurasi default yang digunakan.
Ganti baterai cadangan. Kemudian jalankan Setup Utility BIOS untuk mengatur ulang waktu dan tanggal.
0252
Sandi checksum buruk. Sandi dihapus.
Mereset password dengan menjalankan BIOS Setup Utility
0260
Sistem timer error
  1. Ganti baterai cadangan. Kemudian jalankan Setup Utility BIOS untuk mengatur ulang waktu dan tanggal.
  2. Board sistem
0270
Real time jam error
  1. Ganti baterai cadangan. Kemudian jalankan Setup Utility BIOS untuk mengatur ulang waktu dan tanggal.
  2. Board sistem
0271
Tanggal dan waktu kesalahan. Baik tanggal maupun waktu diatur dalam komputer.
Jalankan Setup Utility BIOS untuk mengatur ulang waktu dan tanggal
0280
Sebelumnya booting tidak lengkap. Konfigurasi default yang digunakan.
  1. Jalankan Utilitas BIOS Setup dan Konfigurasi Load Defaults
  2. DIMM
  3. Board sistem
02B2
Salah mendorong tipe A
  1. Drive disket
  2. Eksternal FDD Kabel
  3. I / O card
02D0
Sistem cache error
CPU
02F0
CPU ID: xx Gagal
  1. CPU.
  2. Board sistem.
02F4
EISA CMOS tidak dapat ditulis
  1. Jalankan Utilitas BIOS Setup dan Konfigurasi Load Defaults
  2. Ganti baterai cadangan
  3. Board sistem
02F5
DIMM uji kegagalan
  1. DIMM
  2. Board sistem
02F6
Software NMI kegagalan
  1. DIMM
  2. Board sistem
02F7
Gagal-aman waktu NMI kegagalan
  1. DIMM
  2. Board sistem
1.801
Docking station Terlampir tidak didukung
Matikan komputer dan lepaskan dari stasiun docking
1.802
Kartu jaringan tidak sah terpasang masuk Matikan dan lepaskan kartu PCI jaringan Mini.
  1. Hapus Mini PCI kartu jaringan
  2. Board sistem
1.803
Kartu putri tidak sah terpasang masuk Matikan dan lepaskan kartu putri.
  1. Keluarkan kartu putri yang diinstal
  2. Board sistem
1.804
Kartu WAN tidak sah terpasang masuk Matikan dan lepaskan kartu WAN.
  1. Keluarkan kartu WAN yang diinstal
  2. Board sistem
1.805
Tidak sah Wireless USB card terpasang-Matikan dan lepaskan kartu USB Wireless.
  1. Keluarkan kartu USB Wireless yang Anda instal.
  2. Board sistem.
1.810
Hard drive partisi tata letak kesalahan
  1. Jika Access IBM Predesktop area sebelumnya telah dinonaktifkan, pergi pada BIOS Setup Utility dengan menekan F1 untuk membuka BIOS Setup Utility . PilihSecurity , pilih area Predesktop , dan kemudian pilihAccess IBM di Area Predesktop . Set item ini untukpenyandang cacat . Simpan dan keluar .
  2. Jika Access IBM Predesktop area belum pernah dinonaktifkan, tekan Enter untuk memuat Access IBM di Area Predesktop. Kemudian jalankan RECOVER UNTUK ISI PABRIK di Predesktop di Area Access IBM.
  3. Jika item 2 gagal, tekan F3 di layar selamat datang di RECOVER UNTUK ISI PABRIK. Jalankan FDISK , dan kemudian menghapus semua partisi. Jalankan RECOVER UNTUK ISI PABRIK di Predesktop di Area Access IBM lagi.
  4. Jika item 3 gagal, pilih CD-ROM booting di Startup di Predesktop di Area Access IBM. Boot dari CD Recovery dan melakukan pemulihan penuh dari itu.
  5. Jika barang gagal 4, mengganti hard drive.
1.820
Lebih dari satu pembaca sidik jari eksternal terpasang.Matikan dan hapus semua kecuali pembaca yang Anda tetapkan dalam sistem operasi utama Anda.
Keluarkan semua kecuali pembaca yang diatur untuk otentikasi
1.830
Memori yang tidak valid konfigurasi - Matikan dan menginstal modul memori ke Slot-slot 0 atau lebih rendah.
Instal DIMM di Slot-0, tapi tidak dalam Slot-1.
2.000
Hard Drive diagnostik Active Protection sensor gagal.Tekan Esc untuk melanjutkan. Tekan F1 untuk masuk keSETUP .
  1. Undock docking station atau port replicator jika melekat pada komputer ThinkPad, dan menempatkan komputer pada permukaan horizontal. Jangan menerapkan shock fisik ke komputer.
  2. Jalankan Diagnostik , pilih Perangkat lain kemudian pilihTest Drive Protection Sulit Aktif .
2.010
Peringatan: hard drive internal Anda (HD) mungkin tidak berfungsi dengan benar pada sistem ini. Pastikan bahwa Anda HD didukung pada sistem ini dan bahwa firmware HD terbaru diinstal.
Jika di teluk utama pelanggan yang menggunakan non-IBM, non-Lenovo hard drive, atau generasi hard drive IBM tua yang tidak didukung oleh sistem ini, dengan resiko dalam pikiran, pelanggan masih dapat menggunakannya dengan menekan ESC . Jika di teluk drive utama pelanggan yang menggunakan IBM didukung atau hard drive Lenovo dengan firmware lama, kemudian perbarui firmware-nya ke terbaru.
2.100
Inisialisasi kesalahan pada HDD0 (hard drive Utama)
  1. Pasang kembali hard drive
  2. Main hard drive
  3. Board sistem
2.102
Inisialisasi kesalahan pada HDD1 (Ultrabay hard drive)
  1. Pasang kembali hard drive
  2. Ultrabay hard drive
  3. Board sistem
2.110
Baca kesalahan pada HDD0 (hard drive Utama)
  1. Pasang kembali hard drive
  2. Main hard drive
  3. Board sistem
2.112
Baca kesalahan pada HDD1 (Ultrabay hard drive)
  1. Pasang kembali hard drive
  2. Ultrabay hard drive
  3. Board sistem

 I'll see you soon in the next post!!!