Hai sahabat TKJ dimanapun kalian berada, postingan yang saya buat kali ini adalah tentang Pesan Pesan Error Pada Komputer
Dalam
sebuah perangkat komputer jika terdapat kerusakan atau kesalahan, maka komputer
akan memberikan kode yang berupa suara, angka, maupun pesan teks. Lalu pada
saat kapankah komputer mengecek semua perangkat yang terhubung pada komputer
tersebut? Jawabanya adalah ketika komputer melakukan proses booting, pada saat
proses booting maka komputer akan melakukan kegiatan rutin khusus yang disebut
dengan Power on Self Test atau sering disingkat menjadi POST.
Rutin-rutin ini didesain untuk melakukan pengujian terhadap kesehatan sistem
komputer, apakah komponen berjalan dengan benar sebelum BIOS memulai sistem
operasi. Yang dilakukannya adalah mengecek jumlah RAM, keyboard, dan perangkat
media penyimpanan (disk drive). Jika sebuah kesalahan terdeteksi oleh POST,
maka sistem umumnya akan menampilkan beberapa kode kesalahan, yang dinyatakan
dengan bunyi-bunyian (atau beep) yang menunjukkan letak kesalahannya namun
selain bunyi beep komputer jga bisa mengeluarkan peringatan pada layar monitor
dengan berupa teks. biasanya peringatan berupa teks pada monitor lebih mudah
dipahami oleh user. Setiap kesalahan memiliki pola bunyi beep-nya
sendiri-sendiri, dan berbeda antar BIOS yang digunakan. Lalu, seperti apakah
kode-kode tersebut? mari kita simak bersama di bawah ini!
A. Kode Bunyi atau Suara
Seperti yang sudah
dijelaskan di atas, bahwa setiap kesalahan memiliki pola bunyi beep-nya
sendiri-sendiri dan berbeda antar BIOS yang digunakan! Jadi silahkan sesuaikan
dengan BIOS masing-masing.
1. Kode Error Suara Untuk BIOS Jenis AMI-BIOS
- Beep 1x – RAM (memory) rusak atau tidak terpasang dengan benar. Solusinya, lepaskan RAM lalu bersihkan alur PCB pada kaki RAM menggunakan penghapus dan pasang kembali. Jika masalah berlanjut, coba cari pinjaman RAM yang sesuai sebelum membeli yang baru.
- Beep 2 x – RAM bermasalah (Memory Parity Error in first 64KB block)
- Beep 3 x – RAM bermasalah (Memory Read/Write Error in first 64KB block)
- Beep 4 x – Motherboard bermasalah. Motherboard timer tidak berfungsi dan kemungkinan perlu diganti.
- Beep 5 x – Processor bermasalah. Perlu diganti.
- Beep 6 x – Biasanya menunjukkan keyboard yang rusak, atau tidak terpasang dengan benar. Cek soket keyboard yang menancap pada bagian belakang casing. Jika masalah berlanjut, gantilah keyboard. Soket keyboard dari jenis PS-2 lebih rawan rusak daripada jenis USB.
- Beep 7 x – Processor bermasalah (Processor Exception Interrupt Error), perlu diganti.
- Beep 8 x – Graphic card (VGA) rusak atau tidak terpasang dengan benar pada slot. Solusinya sama dengan masalah RAM di atas.
- Beep 9 x – BIOS/Motherboard bermasalah (ROM checksum Error ). Perlu mengganti chipset BIOS atau motherboard.
- Beep 10 x – Motherboard bermasalah (CMOS shutdown Read/Write error). Kemungkinan perlu penggantian motherboard.
- Beep 11 x – Checksum-Error. Periksalah baterai CMOS pada motherboard. Biasanya kalau baterai tidak terpasang dengan benar, seringkali dayanya sudah habis. Solusinya belikan baterai CMOS yang baru.
2. Kode Error Suara Untuk Jenis Award-BIOS
- Beep 1x panjang terus menerus : RAM rusak, atau tidak terpasang dengan benar.
- Beep 1x panjang, 1x pendek : Ada masalah dengan RAM atau Motherboard
- Beep 1x panjang, 2x pendek : Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan benar
- Beep 1x panjang, 3x pendek : Keyboard rusak atau tidak terpasang dengan benar
- Beep
1x panjang, 9x pendek : Ada masalah dengan Bios / Bios rusak. Terus terang
untuk kasus ini solusinya susah. Karena kita harus membelikan chipset BIOS
baru yang spesifikasinya sama, dan itu sulit didapat. Beruntunglah jika
Anda bisa mendapatkan chipset bekas kanibal.
Beep pendek tak terputus : Ada masalah dengan tegangan dari power supply unit (PSU). Jika komputer Anda mengalami masalah seperti ini, segera matikan komputer dan jangan mencoba menyalakan kembali karena beresiko kerusakan fisik (terbakarnya) komponen motherboard. Solusinya, belikan PSU yang baru.
Ada
2 kode beep utama untuk Award BIOS:
- 1x beep panjang dan 2x beep pendek – Video error, VGA bermasalah. Periksa posisi VGA card.
- 2x beep pendek – Non-Fatal Error. Periksa posisi RAM dan kondisi komponen yang lain.
3.
Kode Error Suara Untuk Jenis Phoenix-BIOS
Kode beep Phoenix – Award BIOS berupa serangkaian bunyi beep yang dipisahkan
oleh pause. Contohnya: beep — beep beep — beep — beep beep artinya 1-2-1-2
- Beep 1 – 1 – 4 – BIOS mengalami kerusakan.
- Beep 1 – 2 – 1 – Motherboard rusak.
- Beep 1 – 3 – 1 – Ram rusak atau tidak terpasang dengan benar.
- Beep 3 – 1 – 1 – Motherboard rusak
- Beep 3 – 3 – 4 – Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan benar.
- Beep 1 – 1 – 4 – 1 – Processor bermasalah (Cache Error)
- Beep 1 – 2 – 2 – 3 – Baterai CMOS minta diganti/BIOS bermasalah (BIOS ROM Checksum)
- Beep 1 – 3 – 1 – 1 – DRAM Refresh Test
- Beep 1 – 3 – 1 – 3 – Keyboard controller test
- Beep 1 – 3 – 4 – 1 – RAM bermasalah (RAM Failure on address line xxxx). Cek memory
- Beep 1 – 3 – 4 – 3 – RAM bermasalah (RAM Failure on data bits xxxx of low byte of memory bus)
- Beep 1 – 4 – 1 – 1 – RAM bermasalah (RAM Failure on data bits xxxx of high byte of memory bus)
- Beep 2 – 1 – 2 – 3 – ROM copyright notice
- Beep 2 – 2 – 3 – 1 – Test for unexpected interrupts
B. Kode Pesan Teks
Sama
halnya dengan kode suara diatas, kode pesan berupa teks ini pun berbeda-beda
setiap BIOS-nya. Mari disimak dibawah ini!
1.
Kode Error Pesan Teks Untuk Jenis AMI-BIOS
2.
Kode Error Pesan Teks Untuk Jenis Award-BIOS
|
BIOS
ROM checksum error – System halted
|
Kode
checksum BIOS dalam chip BIOS chip tidak sama, mengindikasikan bahwa kode
BIOS mungkin rusak atau tidak lengkap. Ganti BIOS.
|
|
CMOS
battery failed
|
Batere
CMOS sudah tidak berfungsi. Ganti batere dengan yang baru.
|
|
CMOS
checksum error – Defaults loaded
|
Checksum
CMOS tidak sama, oleh karena itu sistem memuat setelan default. Kesalahan
checksum biasanya diindikasi oleh CMOS yg rusak atau karena batere BIOS yg
sudah lemah.
|
|
CMOS
CHECKSUM ERROR DISK BOOT FAILURE, INSERT SYSTEM DISK AND PRESS ENTER
|
Checksum
CMOS tidak sama. Hal ini diindikasikan data CMOS rusak. Atau bisa jadi batere
CMOS yg sudah lemah.
|
|
CPU at
nnn
|
Menunjukkan
CPU berjalan pada kecepatan nnn Hertz.
|
|
DISKETTE
DRIVES OR TYPES MISMATCH ERROR – RUN SETUP
|
Jenis
drive disket tidak sama dengan yg disetel di CMOS. Jalankan Setup untuk
dikonfigurasi ulang ke jenis drive yg sesuai.
|
|
Display
switch is set incorrectly
|
Saklar
layar pada papan induk ada kalanya bisa disetel untuk layar monokrom atau
berwarna. Pesan kesalahan ini diindikasikan kemungkinan saklar tersebut
disetel berbeda dengan setelan pada SETUP. Tentukan setelan mana yg benar
atau matikan sistem dan ubah saklar, atau masuk ke SETUP untuk mengubah
pilihan layar video.
|
|
DISPLAY
TYPE HAS CHANGED SINCE LAST BOOT
|
Pada
saat terakhir mematikan sistem, adapter layar telah berubah. Anda harus
mengkonfigurasi ulang sistem untuk jenis layar yg baru.
|
|
EISA
Configuration Checksum Error
|
Hasil
ceksum RAM EISA yg nonvolatile salah atau saat pengujian tidak dapat
mengakses slot EISA. Hal ini bisa diindikasikan memory EISA yg nonvolatile
rusak atau salah setelan. Atau bisa juga dengan memantapkan kartu EISA lebih
dalam.
|
|
EISA
Configuration Is Not Complete
|
Informasi
konfigurasi slot yg disimpan pada memory EISA nonvolatile tidak lengkap.
|
|
ERROR
ENCOUNTERED INITIALIZING HARD DRIVE
|
Hard
drive tidak dapat dikenal. Pastikan adapternya dipasang dengan benar dan
semua kabel-kabel terpasang dengan mantap. Juga pastikan setelan jenis hard
drive sama dengan setelan SETUP.
|
|
ERROR
INITIALIZING HARD DISK CONTROLLER
|
Pengendali
tidak dapat dikenal. Pastikan kartu adapter terpasang dengan benar pada
slotnya. Selain itu pastikan setelan jenis harddrive di SETUP benar. Juga cek
setelan jumper yang ada pada harddrive.
|
|
FLOPPY
DISK CONTROLLER ERROR OR NO CONTROLLER PRESENT
|
Pengendali
floppy drive tidak ditemukan atau dikenal. Pastikan pengendali telah dipasang
dengan mantap dan benar. Jika floppy drives tidak dipasang, pastikan setelah
Diskette Drive dalam SETUP dipilih “None”.
|
|
Floppy
disk(s) fail
|
Pengendali
floppy drive tidak ditemukan atau dikenal. Pastikan pengendali telah dipasang
dengan mantap dan benar. Jika tidak ada floppy drives yg dipasang, pastikan
setelan di SETUP untuk ini di “None” atau “Auto”.
|
|
HARD
DISK initializing
|
Tunggu
beberapa saat, beberapa hard drive membutuhkan waktu untuk dikenali.
|
|
HARD
DISK INSTALL FAILURE
|
Pengendali
hard drive or atau drive-nya tidak ditemukan. Pastikan pengendali dipasang
secara benar. Jika hard drives tidak dipasang, pastikan setelan Hard Drive
diset “None”.
|
|
Hard
disk(s) diagnosis fail
|
Sistem
mungkin menjalankan rutinitas diagnosa disk. Pesan ini muncul bila satu atau
lebih hard disk rusak saat proses diagnosa.
|
|
Hard
disk(s) diagnostic fail
|
Sistem
mungkin menjalankan rutinitas diagnosa disk. Pesan ini muncul bila satu atau
lebih hard disk rusak saat proses diagnosa.
|
|
Invalid
EISA Configuration
|
Memory
nonvolatile yg mengandung informasi konfigurasi EISA mungkin diprogram salah
atau menjadi rusak. Jalankan alat bantu konfigurasi EISA configuration untuk
memperbaiki program di memory.
|
|
Keyboard
error or no keyboard present
|
Tidak
dapat mengenal keyboard. Pastikan keyboard terpasang dan tidak ada kunci yg
tertekan saat proses boot. Jika anda menginginkan menjalankan sistem tanpa
keyboard, pastikan kondisi berhenti pada kesalahan di SETUP pada “HALT ON
ALL, BUT KEYBOARD”. BIOS akan mengabaikan ketiadaan keyboard dan melanjutkan
proses boot.
|
|
Keyboard
is locked out – Unlock the key
|
Pesan
ini muncuk bila ada satu atau lebih tombol keyboard yg tertekan saat
pengujian keyboard. Pastikan tidak ada benda yg menekan diatas keyboard.
|
|
Memory
Address Error at…
|
Terjadi
kerusakan alamat memory pada lokasi tertentu. Anda dapat menggunakan
informasi ini untuk memetakan dan menentukan chip memory mana yang rusak,
lalu anda bisa menggantinya.
|
|
Memory
parity Error at…
|
Kesalahan
memory parity pada lokasi tertentu. Anda dapat menggunakan informasi ini
untuk memetakan dan menentukan chip memory mana yang rusak, lalu anda bisa
menggantinya.
|
|
MEMORY
SIZE HAS CHANGED SINCE LAST BOOT
|
Kapasitas
memory berubah semenjak boot terakhir. Dalam modus EISA, gunakan utilitas
konfigurasi untuk mengeset ulang memory. Di modus ISA, masuk ke SETUP, dan
masukkan jumlah kapasitas memory.
|
|
Memory
Test
|
Pesan
ini muncul saat pengujian penuh terhadap memory.
|
|
Memory
Test Fail
|
Jika
POST mendeteksi kesalahan saat menguji memory,muncul informasi tambahan
tentang jenis dan loksi kesalahan memory secara spesifik.
|
|
Memory
Verify Error at…
|
Mengindikasikan
kesalahan saat meverifikasi nilai yang telah ditulis di memory. Gunakan
informasi ini untuk mementukan chip memory mana yg perlu diganti.
|
|
No boot
device was found
|
Hal ini
menunjukkan bahwa tidak ada boot device tidak terdeteksi atau tidak ada file
system boot yg cocok. Masukkan disket system kedalam drive A: dan tekan
ENTER. Jika anda berasumsi system akan melakukan boot ke harddrive, pastikan
pengendalinya terpasang sempurna. Juga pastikan harddrive telah diformat
sebagai boot device. Lalu reboot system.
|
|
OFFENDING
ADDRESS NOT FOUND
|
Pesan
ini berhubungan dengan pesan error I/O CHANNEL CHECK dan RAM PARITY ERROR
ketika segmen yg menyebabkan masalah tidak dapat diisingkirkan.
|
|
OFFENDING
SEGMENT:
|
Pesan
ini berhubungan dengan pesan error I/O CHANNEL CHECK dan RAM PARITY ERROR
ketika segmen yg menyebabkan masalah tidak dapat diisingkirkan.
|
|
Override
enabled – Defaults loaded
|
Jika
system tidak bisa boot dengan konfigurasi CMOS, BIOS bisa mengambilalih
konfigurasi saat ini dengan setelan BIOS defaults yg telah didesain untuk
operasi lebih stabil, dan sistem bekerja dengan kinerja minimal.
|
|
PRESS
ANY KEY TO REBOOT
|
Pesan
ini akan ditampilkan pada bagian bawah layar. Tekan tombol apa saja untuk
mereboot system.
|
|
Press
ESC to skip memory test
|
Anda
bisa menekan tombol ESC untuk melewati pengujian memory secara menyeluruh.
|
|
PRESS
F1 TO DISABLE NMI, F2 TO REBOOT
|
Ketika
BIOS mendeteksi kondisi “non-maskable interrupt” saat proses boot, hal ini
memperbolehkan anda untuk menonaktifkan NMI dan melanjutkan proses boot, atau
anda dapat melakukan reboot system dengan kondisi NMI berfungsi.
|
|
Press
TAB to show POST screen
|
System
buatan OEM biasanya menggantikan tampilan Award BIOS POST dengan logo mereka.
Dengan menekan “TAB”, bisa melihat tampilan Award BIOS POST.
|
|
Primary
master hard disk fail
|
POST
mendeteksi adanya kesalahan pada harddisk IDE posisi primary master.
|
|
Primary
slave hard disk fail
|
POST
mendeteksi adanya kesalahan pada harddisk IDE posisi primary salve.
|
|
RAM
PARITY ERROR – CHECKING FOR SEGMENT…
|
Menunjukkan
adanya kesalahan parity dalam RAM.
|
|
Resuming
from disk, Press TAB to show POST screen
|
BIOS
Award menawarkan fitur save-a-disk untuk komputer notebook. Pesan ini
biasanya muncul saat pengguna merestart sistem setelah mematikan komputer ke
modus save-to-disk. Lihat pesan setelah TAB ditekan untuk melihat pemaparan
dari fitur ini.
|
|
Secondary
master hard disk fail
|
POST
mendeteksi adanya kesalahan pada harddisk IDE posisi secondary master.
|
|
Secondary
slave hard disk fail
|
POST
mendeteksi adanya kesalahan pada harddisk IDE posisi secondary slave.
|
|
Should
Be Empty But EISA Board Found
|
Identitas
papan EISA ditemukan pada slot yg dikonfigurasi tidak terdapat papan EISA.
|
|
Should
Have EISA Board But Not Found
|
Papan
EISA telah dipasang tapi tidak merespon permintaan, atau tidak ada identitas
papan pada slot tertentu.
|
|
Slot
Not Empty
|
Terjadi
saat slot yg diperkirakan kosong oleh utilitas konfigurasi EISA sebenarnya
terdapat papan EISA.
|
|
SYSTEM
HALTED. (CTRL-ALT-DEL) TO REBOOT…
|
Proses
boot digagalkan dan sistem harus di reboot. Tekan dan tahan tombol Ctrl &
Alt lalu tekan kunci Del.
|
|
Wrong
Board In Slot
|
Identitas
papan tidak cocok dengan identitas yg disimpan pada memory nonvloatile EISA
|
C. Kode Angka
Catatan:
- Penyebab yang paling mungkin adalah terdaftar pertama.
- Sebuah kesalahan numerik ditampilkan untuk setiap kesalahan yang terdeteksi di POST atau sistem operasi.
- Dalam display dan bisa menjadi nomor apapun.
- Penyebab yang paling mungkin adalah terdaftar pertama.
- Sebuah kesalahan numerik ditampilkan untuk setiap kesalahan yang terdeteksi di POST atau sistem operasi.
- Dalam display dan bisa menjadi nomor apapun.
|
Kode kesalahan
|
Gejala atau kesalahan
|
Bidang diganti unit atau
tindakan, secara berurutan
|
|
0175
|
CRC1 buruk, hentikan tugas POST. The checksum EEPROM tidak
benar.
|
Board sistem
|
|
0176
|
Sistem Keamanan. Sistem ini telah dirusak.
|
|
|
0177
|
Bad SVP data. Berhenti POST tugas.
|
Board sistem
|
|
0182
|
Bad CRC2. Masukkan Setup BIOS dan Load Defaults Setup.
|
Jalankan Utilitas BIOS Setup dan Konfigurasi
Load Defaults
|
|
0185
|
Bad pengaturan urutan startup. Masukkan Setup BIOS dan Load
Defaults Setup.
|
Jalankan Utilitas BIOS Setup dan Konfigurasi
Load Defaults
|
|
0187
|
EAIA akses data error. Akses ke EEPROM gagal.
|
Board sistem
|
|
0188
|
Valid serialisasi RFID informasi area atau CRC2 buruk.The
checksum EEPROM tidak benar.
|
Board sistem
|
|
0189
|
Valid konfigurasi RFID informasi daerah. The checksum
EEPROM tidak benar.
|
Board sistem
|
|
0190
|
Kritis baterai kesalahan rendah
|
|
|
0191
|
Sistem Keamanan. Valid Perubahan remote diminta.
|
|
|
0192
|
Sistem Keamanan. Keamanan hardware tertanam tamper
terdeteksi.
|
Board sistem
|
|
0195
|
Keamanan tamper hardware terdeteksi
|
|
|
0196
|
Perangkat keras keamanan dihapus
|
|
|
0197
|
Valid perubahan remote diminta
|
Konfigurasi remote untuk chip keamanan telah
gagal. Konfirmasikan pengoperasian dan coba lagi.
|
|
0199
|
Sistem Keamanan. Keamanan password coba hitung melebihi.
|
|
|
01C8
|
Lebih dari satu perangkat modem ditemukan. Hapus salah satu
dari mereka. Tekan Esc untuk melanjutkan.
|
|
|
01C9
|
Lebih dari satu Ethernet perangkat yang ditemukan.Hapus salah
satu dari mereka. Tekan Esc tombol untuk melanjutkan.
|
|
|
01CA
|
Lebih dari satu perangkat Wireless LAN ditemukan.Hapus salah
satu dari mereka.
|
|
|
0200
|
Hard drive kesalahan. Hard drive tidak bekerja.
|
|
|
021x
|
Keyboard error
|
Jalankan tes interaktif keyboard dan perangkat input tambahan
|
|
0220
|
Memantau kesalahan jenis. Tipe monitor tidak sesuai dengan
yang tertera pada CMOS.
|
Jalankan Utilitas BIOS Setup dan Konfigurasi
Load Defaults
|
|
0230
|
Bayangan RAM error. RAM bayangan kegagalan di nnnn offset.
|
Board sistem
|
|
0231
|
Sistem RAM error. Sistem RAM kegagalan di nnnn offset.
|
|
|
0232
|
Diperpanjang RAM kesalahan. RAM diperpanjang kegagalan di
nnnn offset.
|
|
|
0250
|
Sistem baterai kesalahan. Sistem baterai sudah mati.
|
Ganti baterai cadangan. Kemudian jalankan Setup
Utility BIOS untuk mengatur ulang waktu dan tanggal.
|
|
0251
|
Sistem CMOS checksum yang buruk. Konfigurasi default yang
digunakan.
|
Ganti baterai cadangan. Kemudian jalankan Setup
Utility BIOS untuk mengatur ulang waktu dan tanggal.
|
|
0252
|
Sandi checksum buruk. Sandi dihapus.
|
Mereset password dengan menjalankan BIOS Setup Utility
|
|
0260
|
Sistem timer error
|
|
|
0270
|
Real time jam error
|
|
|
0271
|
Tanggal dan waktu kesalahan. Baik tanggal maupun waktu
diatur dalam komputer.
|
Jalankan Setup Utility BIOS untuk mengatur
ulang waktu dan tanggal
|
|
0280
|
Sebelumnya booting tidak lengkap. Konfigurasi default yang
digunakan.
|
|
|
02B2
|
Salah mendorong tipe A
|
|
|
02D0
|
Sistem cache error
|
CPU
|
|
02F0
|
CPU ID: xx Gagal
|
|
|
02F4
|
EISA CMOS tidak dapat ditulis
|
|
|
02F5
|
DIMM uji kegagalan
|
|
|
02F6
|
Software NMI kegagalan
|
|
|
02F7
|
Gagal-aman waktu NMI kegagalan
|
|
|
1.801
|
Docking station Terlampir tidak didukung
|
Matikan komputer dan lepaskan dari stasiun docking
|
|
1.802
|
Kartu jaringan tidak sah terpasang masuk Matikan dan lepaskan
kartu PCI jaringan Mini.
|
|
|
1.803
|
Kartu putri tidak sah terpasang masuk Matikan dan lepaskan kartu
putri.
|
|
|
1.804
|
Kartu WAN tidak sah terpasang masuk Matikan dan lepaskan kartu
WAN.
|
|
|
1.805
|
Tidak sah Wireless USB card terpasang-Matikan dan lepaskan kartu
USB Wireless.
|
|
|
1.810
|
Hard drive partisi tata letak kesalahan
|
|
|
1.820
|
Lebih dari satu pembaca sidik jari eksternal terpasang.Matikan
dan hapus semua kecuali pembaca yang Anda tetapkan dalam sistem operasi utama
Anda.
|
Keluarkan semua kecuali pembaca yang diatur untuk otentikasi
|
|
1.830
|
Memori yang tidak valid konfigurasi - Matikan dan menginstal
modul memori ke Slot-slot 0 atau lebih rendah.
|
Instal DIMM di Slot-0, tapi tidak dalam Slot-1.
|
|
2.000
|
Hard Drive diagnostik Active Protection sensor gagal.Tekan Esc untuk
melanjutkan. Tekan F1 untuk masuk keSETUP .
|
|
|
2.010
|
Peringatan: hard drive internal Anda (HD) mungkin tidak
berfungsi dengan benar pada sistem ini. Pastikan bahwa Anda HD didukung
pada sistem ini dan bahwa firmware HD terbaru diinstal.
|
Jika di teluk utama
pelanggan yang menggunakan non-IBM, non-Lenovo hard drive, atau generasi hard
drive IBM tua yang tidak didukung oleh sistem ini, dengan resiko dalam
pikiran, pelanggan masih dapat menggunakannya dengan menekan ESC . Jika
di teluk drive utama pelanggan yang menggunakan IBM didukung atau hard drive
Lenovo dengan firmware lama, kemudian perbarui firmware-nya ke terbaru.
|
|
2.100
|
Inisialisasi kesalahan pada HDD0 (hard drive Utama)
|
|
|
2.102
|
Inisialisasi kesalahan pada HDD1 (Ultrabay hard drive)
|
|
|
2.110
|
Baca kesalahan pada HDD0 (hard drive Utama)
|
|
|
2.112
|
Baca kesalahan pada HDD1 (Ultrabay hard drive)
|
|
I'll see you soon in the next post!!!


EmoticonEmoticon